Kamis, Oktober 16, 2008

Seorang anak dengan selimut kumal....

Hi All... senangnya ada yg udah mengomentari tulisan saya...kali ini ada sebuah cerita dari sebuah buku yang sangat menarik... kisah gadis kecil dengan selimut kumalnya...

Ada makna cinta yang 'unik' didalamnya...

Maria namanya...gadis kecil dengan angan2 yang kadangkala melambung terlalu jauh... angan2 mengenai realita cinta yang sesungguhnya sangat rumit untuk dijelaskan kepada anak sekecil maria...

Kecintaannya terhadap selimut kumalnya tidak bisa dimaknai dengan sejuta tulisan mengenai cinta. Disetiap malam-malamnya dia tidak pernah berharap ditemani oleh siapapun...ayah, ibu, maupun kakak-kakaknya.... Yang Ia butuhkan hanya sehelai selimut kumal yang sulit dijelaskan bagaimana rupa dan warnanya... bisa jadi putih....bisa juga dari awalnya warnanya memang abu-abu...?

Maria berkata bahwa selimutnyalah satu2nya benda yang bisa Ia andalkan untuk bercerita...meski hanya terdiam bisu sambil menahan airmata maria... Hanya selimutnyalah yang tidak pernah menghakiminya ataupun memarahinya seperti ayah, ibu dan kakaknya....

Suatu hari aq mendatanginya...berusaha mengajaknya bermain...dan Ia sangat senang... Lantas Ia berlari masuk kedalam kamar untuk mengambil selimut kumalnya.... Maria berkata aq juga harus mengajak selimutnya untuk bermain... Ada sebuah dialog kecil antara aq dan maria, yang terkadang membuat aq terenyuh dalam senyum....

"Maria... mengapa kau menyuruhku untuk mengajak selimutmu ikut serta...?"

"Karena aku sangat mencintai selimutku ini.... Dia Temanku..." katanya

"Apakah 'dia' juga mencintaimu...?"tanyaku

".........aq tak tau....." jawab Maria sambil menganga ke arahku...entah apa maknanya...


Demikian kisah Maria dengan selimutnya.....apa yang bisa kita petik??
Maria hanyalah gadis lugu yang mencerminkan banyak manusia disekeliling kita yang memiliki pemikiran yang sama dengan maria. Mengagungkan kecintaan terhadap sesuatu yang rasanya hanya dirinyalah yang mengerti maknanya...

Padahal, seseorang...atau benda apapun itu...belum tentu mencintai kita seperti kita mengagungkannya...

bukan berarti rasa sakit hati karena pernah dikhianati, tetapi kita seringkali tidak menyadari betapa besar rasa cinta orang2 yang ada disekeliling kita. Pernahkah kalian memiliki seorang sahabat sejati, yang benar-benar kalian agungkan....? apakah dia juga menyayangimu seperti engkau menyayanginya??? Pernahkah kalian sadar ada orang lain yang lebih menyayangi dan mencintai kalian lebih dari yang kalian tau...??

Yang bisa menjawab hanya hatimu....renungkanlah...

Tidak ada komentar: